Sabtu, 08 April 2017

Web Science


Web Science adalah ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah web, agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Didalam web science kita nelajar bagaimana memberdayaan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abstratik agar memunculkan minat orang banyak untuk membaca web tersebut.
Kelahiran Web Science itu sendiri didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0.Sejak diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang terjadi luar biasa.

Perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada Web 1.0 masih bersifat read-only, pada Web 2.0 bergerak ke arah read-write,sedangkan pada Web 3.0 mengembangkan hubungan manusia ke manusia, manusia ke mesin, dan mesin ke mesin.

Pada Web 2.0 kegiatan sosial sudah dimulai, dengan semakin popularnya berbagai fasilitas seperti wikipedia, blog, friendster dan sebagainya. Tetapi kendala utama pada Web 2.0 adalah penangan untuk pertukaran data atau interoperabilitas masih sulit.

Web 3.0 mencoba menyempurnakan Web 2.0 dengan memberikan penekanan penelitian pada Semantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Penelitian ini sangat memperhatikan ‘budaya’ sebuah komunitas terhadap kebutuhan akan sebuah data atau informasi.

Dengan adanya web science, masyarakat pada umumnya dapat mengakses berbagai informasi yang berhuibungan dengan ilmu pengetahuan dengan lebih mudah. web science ini lebih menekankan dalam proses penyajian data yang berhubungan dengan penyajian internet.sehingga dengan adanya web science kita semua dapat mengambil sisi positif dari berbagai perkembangan teknologi yang ada dan memanfaatkannya atau bahkan mengembangkannya dengan sebaik-baiknya.

Tujuan web science

Tujuan penting dari web science adalah untuk mengenali aspek penting dari identifikasi, interaksi dan representasi yang membuat web bekerja, dan mengijinkan implementasi dari system yang bisa mendukung dan mempromosikan perilaku yang diinginkan. Pengalaman menghubungkan dokumen dan menambah, data mengeluarkan kekuatan besar, kedua itu untuk penulis dan pengguna. Kemungkinan dari menggunakan kembali yang berhubungan dengan keuntungan dari konten memberdayakan penulis dengan meningkatkan pengaruh mereka, dan pengguna dengan menyediakan akses ke lebih banyak informasi dari yang dimungkinkan menggunakan teknologi lainnya.

1. Pengertian WWW (World Wide Web)
World wide web atau biasa dikenal dengan www merupakan suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebut pengidentifikasi sumber seragam untuk mengenal pasti sumber daya berguna. www sering dianggap sama dengan internet secara kesseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripada internet. Fungsi www adalah penghubung antara pengguna atau user denhan server serta user lain untuk menyajikan suatu informasi global, menyajikan data-data, dokumen, serta berbagai macam informasi yang dapat digunakan berssama dengan menggunakan bahasa HTML.

2. Sejarah WWW
WWW adalah suatu program yang ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Banners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, dia mengembangkan suatu sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program piranti lunak yang diberi nama Enrique. Dengan program itu, Lee berhasil menciptakan jaringan yang menautkan berbagai arsip sehingga memudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan. Inilah yang kelak menjadi dasar dari sebuah perkembangan pesat yang dikenal dengan WWW.
WWW dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa(CERN), Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989 Banners-Lee membuat pengajuan untuk proyek pembuatan hiperteks global, kemudian pada bulau Oktober 1990 World Wide Web sudah dapat dijalankan dalam lingkungan CERN. Pada musim panas tahun 1991, WWW secara resmi digunakan secara luas pada jaringan internet.

3. Pengertian URI
Dalam komputer, satu Uniform Resource Identifier (URI) adalah sebuah string karakter yang digunakan untuk mengidentifikasi nama atau sumber di Internet. Memungkinkan identifikasi seperti interaksi dengan representasi sumber daya melalui jaringan (biasanya di World Wide Web) dengan menggunakan protokol tertentu. Skema yang menetapkan sintaks beton dan terkait protokol mendefinisikan masing-masing URI. Kegunaan URI adalah untuk membuat web secara efisien dan seefektif mungkin dan memenuhi tujuan dibuatnya web tersebut.

Metodologi Web Science
Web Science merupakan kajian sains dari Web. Ketika Web telah bergerak ke ranah ilmu, maka pertanyaan mendasar adalah bagaimana keilmuan ini melakukan metodologi. Bagaimana peneliti atau engineer melakukan pendekatan terhadap Web untuk pemahaman dan relasinya dengan domain sosial secara luas dan inovasi apa yang dapat dilakukan.
 
Berbagai penelitian yang berlangsung saat ini melakukan pengembangan pada metodologi pemetaan (mapping) dan graph pada struktur Web dengan sampling sebagai kunci utamanya [Leung, 2001]. Sebagai contoh laporan riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan perubahan setiap minggu. Model lain adalah metodologi model analisis yang mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas. Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi.

Oleh karena itu Web Science adalah kombinasi dari sintesis, analisis dan pemerintahan. Dalam sisa teks ini, kami akan mengambil tiga aspek pada gilirannya, dimulai dengan sintesis, kemudian analisis, dan kemudian masalah sosial yang berdampak pada pengembangan Web, sebelum menyelesaikan dengan pembahasan masalah pemerintahan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar