Assalamu’alaikum WR. WB., hai para
bloger pada postingan saya kemarin saya sudah membahas tentang perkembangan
animasi 2D atau 2 dimensi, jika kalian belum membacanya silahkan Klik di Sini.
Sekarang pada kesempatan kali ini saya akan melanjutkan postingan saya mengenai
Animasi 3D.
Animasi adalah gambar bergerak berbentuk
dari sekumpulan objek (gambar) yang di susun secara beraturan mengikuti alur
pergerakan yang telah ditentukan pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi,
gambar tersebut bisa berupa gambar makhluk hidup, benda mati, ataupun tulisan.
Animasi 3D sendiri adalah proses pembuatan pergerakan gambar dalam lingkaran 3
dimensi. Prinsip kerjanya sama dengan animasi 2 dimensi hanya saja gambar 3
dimensi lebih terlihat hidup. Contoh jika kita melihat gambar 2D hanya bisa
melihat gambar arah depannya saja, tetapi dengan gambar 3 dimensi gambar akan
terasa lebih hidup dan kita seperti bisa melihat keseluruhan dari objek yang
berada pada gambar 3 dimensi tersebut.
Pada dasarnya objek 3D sendiri memiliki
ruang dan volume atau jika di gambarkan, objek 3D memiliki lokasi koordinat
X,Y, dan Z. Jika pada objek 2D hanya memiliki koordinat X (kanan dan kiri) dan
Y (atas dan bawah), maka pada 3D sebuah objek dapat digerakan ke kanan kiri,
atas bawah bahkan bisa digerakan ke depan belakang (koordinat Z). Pada objek 3D
juga memiliki beberapa elemen-elemen pembentuk objek seperti Vertex, Edge dan
Face.
Tahapan pembuatan animasi 3D
Objek 3D pada dasarnya digunakan agar
membuat objek pada suatu benda terlihat lebih hidup dan sesuain dengan objek
aslinya. Keseluruhan objek atau benda dapat diperlihatkan secara 3D, sehingga
banyak yang menyebut hasil ini sebagai pemodelan 3D. Terdapat beberapa metode
yang diterapkan, yaitu :
- Box
modeling
Metode ini mengharuskan
pembuat atau sineman untuk membuat objek atau benda yang ingin di modelkan dari
bentuk awal seperti kubus, bola, atau bangun ruang lainnya. Seniman
akan membentuk bentuk dasar tersebut dengan cara memotong atau membentuk setiap titik yang membentuk surface model
hingga bentuk dasar tersebut sesuai
dengan model yang diinginkan.
- Edge
(Contour Modeling)
Seniman
akan membentuk bentuk dasar tersebut dengan cara memotong atau membentuk setiap titik yang membentuk surface model
hingga bentuk dasar tersebut sesuai
dengan model yang diinginkan. Lekukan/lengkungan
kurva sulit untuk dikomputasikan secara tepat selama sudut antara tepi pixel neighboring
bertambah 45. Mengomputasikan lekukan kurva menggunakan titik tepi memiliki
batasan sebagai berikut :
Left k-slope : arah diantara titik pi-k dan
pi
Right k-slope : arah diantara titik pk dan pi+k
k-curvature : perbedaan diantara left dan right k-slope
Right k-slope : arah diantara titik pk dan pi+k
k-curvature : perbedaan diantara left dan right k-slope
-
Rendering
Rendering merupaka proses akhir dari
pemodelan, dimana hasil akhir berupa output model yang telah diberi data-data
sehingga hampir menyerupai aslinya. Berikut macam-macam teknik rendering:
- Wireframe rendering Teknik ini
merupakan teknik rendering yang tidak membutuhkan waktu yang cukup lama dalam
melakukan proses renderingnya. Hanya saja hasil dari rendering menggunakan
teknik ini tidak memperlihatkan permukaan dari objek model yang dibuat sehingga
terkadang sulit membedakan antara sisi yang satu dengan sisi lainnya.
-
Hidden line
rendering Hasil dari teknik ini memperlihatkan bentuk objek model dengan garis -garis
permukaan dimana terdapat permukaan yang tertutupi dengan permukaan lainnya.
Waktu renderingnya lebih membutuhkan waktu dibandingkan dengan teknik wireframe
rendering.
- Shaded rendering Teknik ini memiliki
hasil rendering yang lebih baik dibandingkan dengan teknik sebelumnya. Shaded
rendering membuat model lebih terlihat realistis dengan adanya pencahayaan,
tekstur atau karakteristik permukaan dan bayangan. Hanya saja teknik ini
membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses renderingnya.
Berikut adalah contoh animasi 3D :
Oke, sekian postingan dari saya mengenai animasi 3D semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua. Salam bloger... Wassalamu’alaikum WR. WB.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar