Rabu, 20 April 2016



Manusia dan Penderitaan
Manusia adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya. Setiap manusia dalam kehidupannya pasti memiliki penederitaan baik itu penderitaan mental, fisik ataupun penderitaan lainnya. Selain penderitaan, manusia juga pernah merasa tersiksa dalam kehidupannya. Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitan. Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai penderitaan dan siksaan.

Pengertian Penderitaan
    Penderitaan adalah bahasa yang sering kita dengar. Penderitaan berasal  dari kata derita.Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. penderitaan bisa bersifat lahir dan bersifat batin. Setiap manusia memiliki penderitaan yang berbeda –beda. Manusia dikatakan menderita apa bila dia memiliki masalah, depresi karena tekanan hidup, dan lain lain.
   Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat.  Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara.
     Menurut agama penderitaan itu adalah teguran dari tuhan. Penderitaan ada yang ringan dan berat contoh penderitaan yang ringan adalah ketika seseorang mengalami kegagalan dalam menggapai keinginannya. Sedangkan contoh dari penderitaan berat adalah ketika seorang manusia mengalami kejadian pahit dalam hidupnya hingga ia merasa tertekan jiwanya sampai terkadang Ingin mengakhiri hidupnya.
   

Penderitaan adalah termasuk realitas manusia di dunia. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan.Suatupristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Penderitaan adalah bagian dari kehidupan.

Siksaan
   Penderitaan biasanya di sebabkan oleh siksaan. Baik fisik ataupun jiwanya.Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah. Arti siksaan, siksaan berupa jasmani dan rohani bersifat psikis, kebimbangan, kesepian, ketakutan.


Kisah Tukang Duplikat Kunci yang Mencari Keadilan karena Digugat Satu Miliar.
Ada kisah memilukan dari Yogyakarta, dimana seorang tukang duplikat kunci bernama Budiyono harus menerima gugatan hingga mencapai Rp 1 miliar.
Cerita ini bermula ketika saat itu siang-siang bolong, Budiyono kaget bukan kepalang ketika menerima surat undangan persidangan berupa gugatan terhadap dirinya sebesar satu miliar rupiah, dengan tuduhan menempati lahan penggugat tanpa izin.
Seketika itu, ia langsung terduduk lemas dan tak bisa berkata apa-apa.
Juru duplikat kunci itu langsung memutuskan untuk pulang di kediamannya di Sidorejo Bantul Yogyakarta, untuk memberitahukan keluarganya.
Istri dan keempat anaknya pun sontak terkejut dengan berita yang diberitahukannya.
Padahal sejak tahun 1967, pamannya sudah menempati lahan seluas 4 x 5 meter di Jalan Brigjen Katamso yang dipergunakan sebagai lahan berdagang kunci.
Dahulu, ia membantu kerja pamannya dengan membuka bengkel tambal ban di samping lapak duplikat kunci.
Lapak yang digunakannya berjualan, tak lain adalah tanah Magersari, atau tanah kepunyaan Kraton.
Ia pun mengaku memiliki izin guna lahan dari Kraton yang bertuliskan dalam bahasa belanda tertanggal bulan Juni 1933.
Lalu, lokasi tanah tersebut diwariskan ke Budiyono pada tahun 1980. Budiyono menggunakan lokasi tersebut untuk meneruskan usaha yang dirintis pamannya.
Lelaki 58 tahun ini menggantungkan hidupnya dari jasa menduplikat kunci.
Dengan apa yang ia lakukan sekarang, dapat menafkahi kebutuhan keluarganya, bahkan dapat menyekolahkan keempat anak-anaknya.
Berdagang
Ia mengajak Sutinah, istrinya, untuk membantunya berdagang, dengan membuka warung makan kecil di belakang lapak duplikat kuncinya.
Sehari-hari, pukul tujuh pagi, ia bersama istri dan ketiga anaknya, berangkat dari rumahnya di Bantul, dan berjualan di tempat tersebut.
“Saya menduplikat kunci bersama, kedua anak saya. Istri saya bekerja berjualan makan di warteg kecil di belakang. Anak yang cewek bekerja di toko sebelah,” ujar Budiyono, seperti dikutip dari tribunjogja.com, Selasa (8/9).
Awal ia bekerja menjadi juru duplikat kunci, Budiyono hanya belajar dari pamannya.
Waktu itu ia masih mengerjakannya secara manual, baru kemudian dari pundi-pundi uang yang dikumpulkannya sejak tahun 1980, ia berhasil membeli mesin penduplikat seharga Rp2 Juta.
Sehari-hari, Budiyono dan istrinya dapat mengumpulkan uang sebanyak Rp100.000 per hari, yang digunakan untuk kebutuhan keenam anggota keluarganya.
Walaupun sangat kecil, dari situlah, ia dan keluarganya bergantung hidup.
“Makan tak enak, bapak sering merasakan pusing. Begitu juga dengan saya. Sampai sekarang saya masih merasa takut terjadi apa-apa, sama bapak dan anak-anak,” keluh Sutinah.
Agung Budi Santoso, putra pertama Budiyono, berharap supaya dapat berdagang lagi di lokasi tersebut.
Ia minta kepada pihak penggugat untuk menujukkan rasa kemanusiaannya, untuk memberikan sejengkal tanah yang digunakan keluarganya mencari nafkah.
“Gandeng tempatnya besar, mbok saya dikasih ruangnya dikit, biar saya dan keluarga bisa menempati. Tolong kepada pihak penggugat, jangan gugat saya sampai satu miliar, duit segitu uang darimana saya dan keluarga,” keluh Agung.
“Memegang 100 juta pun belum penah, apalagi 1 miliar, darimana saya mendapat uang tersebut. Tahu-tahu diberikan surat sidang tersebut, dan diancam didenda 1 miliar, saya sangat sedih,” ujar Budiyanto.
Terus Berjuang Mencari Keadilan
Budiyanto dan keluarganya tetap ingin memperjuangkan keadilan bagi mereka. Lahan tempat berjualannya di situ, hanya dari situlah ia mendapat penghasilan, dan nafkah untuk keluarganya.
“Buklik sudah tua, dan tidak bisa berjalan, tak kuat berjualan lagi. Tolonglah bantu kami,” ujarnya.
Budiyanto dan keluarganya hanya bisa berdoa, agar masalah yang dihadapinya dapat diselesaikan dengan jalan damai.
Ia mengaku pasrah, dan memohon kepada pemerintah dan masyarakat yang peduli untuk menemukan keadilan untuk dirinya.
“Tiap hari berdoa, jangan sampai diusir. Disini, tempat kami cari makan, cari uang, dan gak ganggu tempatnya orang lain. Semoga Tuhan dapat menunjukkan keadilan bagi kami,” pungkasnya.



Manusia dan Cinta Kasih

Manusia adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya. Di dalam diri setiap manusia memiliki cinta dan kasih sayang. Tidak ada manusia di bumi ini yang tidak memiliki cinta dan kasih sayang  setiap manusia pasti memiliki cinta dan kasih sayang. Baik itu cinta terhadap Tuhan, terhadap orang tua, terhadap teman, saudara, bahkan binatang dan tumbuhan pun juga. Berikut adalah pengertian dari cinta dan kasih sayang : 
A.   Pengertian Cinta
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.  Cinta samasekali bukan nafsu. Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
  1. Cinta bersifat manusiawi
  2. Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
  3. Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.
Cinta juga selalu menyatakan unsur  - unsur dasar tertentu yaitu:
  1. Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya.
  2. Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela.
  3. Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.
  4. Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.
B.   Pengertian Kasih Sayang
Rasa kasih sayang adalah Rasa yang timbul dalam diri hati yang tulus untuk mencintai, menyayangi, serta memberikan kebahagian kepada orang lain , atau siapapun yang dicintainya. Kasih sayang diungkapkan bukan hanya kepada kekasih tetapi kasih kepada Allah, Orang Tua, keluarga, Teman, serta makhluk Lain yang Hidup dibumi ini.


       Dalam makna lain Kasih Sayang adalah rasa yang didamba setiap insan di dunia, kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, sebaliknya kasih sayang seorang anak kepada Orang Tuanya. Kasih sayang akan muncul ketika ada perasaan simpatik dan iba dari dalam diri kepada yang dikasihi, namun kemunculan kasih sayang sangat alamiah dan tidak bisa dibuat-buat atau direkayasa. Setiap insan ingin dirinya disayangi, maka sayangilah orang lain juga. karna dengan merasakan sayang itu setiap insan dapat merasakan kebahagian yang hakiki. apabila sifat sayang mulai luntur dan sifat dendam, kebenciannya lebih besar maka akan menjanjikan kehancuran kepada sesuatu bangsa atau masyarakat. 
Kembali lagi kepada Maunisa. Manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa sebagai khalifah dibumi dengan dibekali akal pikiran untuk berkarya dimuka bumi. Manusia memiliki perbedaan baik secara biologis maupun rohani. Secara biologis umumnya manusia dibedakan secara fisik sedangkan secara rohani manusia dibedakan berdasarkan kepercayaannya atau agama yang dianutnya. Kehidupan manusia sendiri sangatlah komplek, begitu pula hubungan yang terjadi pada manusia sangatlah luas. Hubungan tersebut dapat terjadi antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam, manusia dengan makhluk hidup yang ada di alam, dan manusia dengan Sang Pencipta. Setiap hubungan tersebut harus berjalan selaras dan seimbang. Selain itu manusia juga diciptakan dengan sesempurna penciptaan, dengan sebaik-baik bentuk yang dimiliki. Hal ini diisyaratkan dalam surat At-Tiin: 4
“Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dalam bentuk
yang sebaik-baiknya”.
Jadi dapat di simpulkan bahwa manusia tanpa cinta dan kasih sayang, manusia di ibaratkan seperti nasi tanpa lauk pauk yang artinya manusia akan merasa kurang tanpa adanya cinta dan kasih sayang. Tuhan menciptakan kita memilki cinta dan kasih sayang, karna pada dasarnya setiap manusia akan memiliki rasa ketertarikan pada lawan jenis, bahkan tidak hanya itu saja, cinta dan kasih sayang juga bisa kita berikan kepada oarang tua, teman, saudara,tumbuhan, hewan dll.








Pengalman :
Pada saat saya masih bersekolah di SMA Negri di jakarta, saya mulai tertarik pada teman saya perempuan berinisial H. Setiap hari saya memandanginya tapi  selalu ada keraguan dalam diri saya yang membuat saya tidak percaya diri untuk mengajaknya bicara. Pada suatu hari akhirnya kami di pertemukan dengan suatu kelompok dengan pelajaran seni budaya. Saat itu kami sekelas di berikan tugas untuk menyanyikan lagu apa saja tetapi menggunakan gerakan – gerakan yang menurut saya tidak penting. Jujur saya tidak seperti teman-teman saya yang mudah bergaul dengan siapa saja, saya lebih senang berdiam diri tidak terlalu banyak bicara kecuali memang saya di haruskan untuk mengeluarkan suara saya.
            Saat pembagian kelompok seni budaya tadi, saya kekurangan orang untuk kelompok saya, sampai tiba – tiba saya di ajak teman yang saya suka itu untuk masuk ke dalam kelompoknya. Saat itu perasaan saya sangat senang bahkan sampai tidak bisa mengucapakan sepatah kata pun, sampe akhirnya saya mengatakan ya kepada teman yang saya sukai itu unttuk bergabung ke dalam kelompoknya. Setelah jam seni budaya telah selesai, saya kembali kedalam kelas tetapi si H ini menghentikan saya untuk kembali k kelas dang mengajak saya pergi kekantin bersama kelompok seni budaya kami. Saat itu saya kesulitan untuk mengobrol denga orang yang saya suka itu karena saya satu-satunya lelaki di dala kelompok tersebut.
            Tetapi akhirnya si H ini mengajak saya berbicara dengannya untuk membicarakan tentang latihan yang akan kami lakukan sebelum pementasan itu di mulai, teman yang saya suka ini mengajukan untuk melakukan latihan pada saat selesai pulang sekolah di hari esoknya. Setelah pulang sekolah saya tidak bisa membayangkan lagi betapa senangnya saya dapat sekelompok bersamanya. Dan besoknnya saat kami memulai latihan kami dengan serius dimulai dari latihan irama lagunya, gerakannya dsb hingga jam menunjukan pukul 5 sore, itu menjadi rutinitas kami setiap pulang sekolah. Hari demi hari berlalu dan kami melakukan latihan hampir setiap hari bahkan saya dan perempuan yang saya sukai yang berinisial H itu semakin bertambah dekat. Sampailah pada hari pementasan, kami menunggu giliran untuk di panggil oleh guru kami untuk menyanyikan lagu yang kami ingin tampilkan. Hingga di panggil lah nama kelompok kami yang pada saat itu mendapat giliran terakhir, kami menampilkan penampilan terbaik kami, menyanyikan lagu yang kami pilih dengan sebaik mungkin hingga lagu selesai dan teman-teman kami memberi tepuk tangan kepada kami.
            Kami merasa senang bisa menampilkan performa terbaik kami, perempuan yang saya suka yang menjadi ketua dari kelompok kami mendapat pujian dari guru dan kami sekelas di persilahkan untuk kembali ke kelas kami. Saat ingin kembali ke kelas, saya sudah mempersiapkan dan membulatkan tekad saya untuk mengatakan perasaan saya kepada perempuan yang saya sukai itu. Dan tibalah momen yang tepat untuk mengatakn perasaan saya, saat ingin memanggilnya tiba-tiba dia di panggil oleh seorang lelaki yang sudah menunggunya di depan kelas. Lelaki itu langsung memegangtangan perempuan yang saya sukai dan memanggilnya dengan kata sayang. Saat itu juga saya terkejut, terdiam, tidak bisa berkata kata bahwa perempuan yang saya sukai itu sudah memiliki pacar, teman saya berkata bahwa mereka baru jadian 2 hari sebelum hari pementasan kami. Sakit hati ini rasanya jika mengenang saaat-saat itu, saya kurang sigap dan selalu merasa ragu untuk mengatakan perasaan saya waktu itu, dan saya dapat mengambil hikmah dari pengalaman saya itu agar tidak perlu ragu-ragu lagi dalam bertindak. 

Senin, 21 Desember 2015

Masalah Kepadatan Penduduk dan Cara Mengatasinya

Pengertian kepadatan penduduk, kepadatan penduduk adalah masalah yang selalu dihadapi di indonesia apalagi di Jakarta. Kepadatan penduduk sendiri adalah jumlah penduduk yang mendiami suatu wilayah atau daerah tertentu. Kepadatan penduduk di bagi menjadi 4, yaitu :
Kepadatan penduduk aritmatik adalah jumlah rata-rata penduduk yang tinggal pada suatu wilayah yang luasnya 1 km2. Kepadatan penduduk aritmatik dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini:
Kepadatan Penduduk Aritmatik = Jumlah Penduduk (jiwa) : Luas Wilayah (km2)

Kepadatan penduduk agraris adalah jumlah rata-rata penduduk yang bekerja sebagai petani setiap satuan luas lahan pertanian (dalam km2). Tingkat kepadatan penduduk agraris dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini:
Kepadatan Penduduk Agraris = Jumlah Penduduk Petani (jiwa) : Luas Lahan Pertanian (km2)

Kepadatan penduduk fisiologis adalah perbandingan antara jumlah penduduk dengan luas lahan pertanian. Rumus kepadatan penduduk fisiologis:
Kepadatan Penduduk Fisiologis = Jumlah Penduduk (jiwa) : Luas Lahan Pertanian (km2)

Kepadatan penduduk ekonomis adalah perbandingan antara jumlah penduduk dengan luas lahan menurut kapasitas produksinya. Rumus kepadatan penduduk ekonomi:
Kepadatan Penduduk Ekonomi = Jumlah Penduduk (jiwa) : Luas Lahan Produksi (km2)

Sejarah kepadatan penduduk di indonesia.
Keseimbangan Lama dan Baru 
Keseimbangan lama dan baru adalah ketika reit kematian dan kelahiran dari penduduk suatu wilayah masing-masing berada pada tingkat yang tinggi, sehingga perkembangan jumlah penduduk sangat lambat, bahkan untuk sebagian besar periode jumlah kelahiran tak banyak berbeda dengan jumlah Kematian. Fluktuasi reit Kematian yang besar sering terjadi, sementara reit kelahiran relatif stabil pada tingkat yang tinggi. Keseimbangan yang lama penduduk suatu negeri pada hakikatnya menunjukkan fase sebelum mulainya transisi demografi dari penduduk negeri yang bersangkutan.
Keseimbangan baru berarti keadaan di mana reit kelahiran dan Kematian berada pada tingkat yang rendah. Borrie membedakan masyarakat ke dalam tiga (3) tipe, yaitu: masyarakat yang tidak mengontrol fertilitas atau mortalitas secara efisien, masyarakat yang tidak mengontrol fertilitas tetapi sedang mengalami penurunan reit Kematian, dan masyarakat yang mengontrol fertilitas dengan cara yang sangat efisien dan mempunyai harapan hidup rata-rata yang panjang. Proses menuju ke keseimbangan baru setelah terganggunya keseimbangan lama dalam arti turunnya reit Kematian (adalah mulai turunnya reit Kematian) adalah mulai turunnya reit kelahiran.
Suatu masyarakat yang berada pada keseimbangan baru (kelahiran rendah-kematian rendah) berarti masyarakat yang bersangkutan telah melalui fase transisi demografi. Banyak negara-negara industri mulai mengalami turunnya reit-reit kelahiran dalam abad ke-19.


Angka-angka Perkembangan Penduduk Dunia pada Berbagai Periode
Bagi hampir keseluruhan periode adanya manusia di bumi, reit perkembangan penduduk tahunan dunia hampir-hampir mendekati nol. Kemajuan pesat dalam perkembangan jumlah manusia paralel dengan penemuan-penemuan besar yaitu penemuan sistem pertanian, mulai kehidupan perkotaan dan perdagangan, pengendalian kekuatan-kekuatan non-manusiawi, dan revolusi teknologi.
Perkembangan penduduk yang cepat sedang terjadi di negara-negara berkembang. Di kawasan negara-negara berkembang tidak saja menonjol ciri reit perkembangan penduduk yang cepat, tetapi juga di kawasan tersebut dijumpai sejumlah negara-negara raksasa ditinjau dari segi jumlah penduduk. 

Perkembangan Penduduk Jawa Abad Ke-19  
 Indonesia, sekali pun untuk Jawa, informasi atau data demografi abad ke-19 yang tersedia sangat terbatas. Bahkan informasi yang sangat dasar seperti angka-angka jumlah penduduk sering merupakan sumber perdebatan. Para ahli pada umumnya berpendapat adanya under enumeration bagi angka-angka jumlah penduduk resmi awal abad ke-a19. Namun angka-angka tersebut seperti angka "sensus" Raffles masih dipandang bermanfaat. Bahkan ada penulis-penulis yang walaupun mengakui angka Raffles terlalu rendah sebagai penduduk Jawa di permulaan abad ke-19, telah mengambil data "sensus" Raffles tersebut sebagai starting point.
Breman berpendapat bahwa angka-angka pertambahan penduduk Jawa pada abad ke-19 atas dasar angka-angka resmi lebih tinggi daripada kenyataan yang sesungguhnya walaupun dibandingkan dengan abad-abad sebelumnya dan dengan masyarakat praindustri lainnya, Jawa mengalami pertambahan penduduk yang sangat cepat.
Alasan-alasan terpenting yang umumnya dikemukakan untuk menerangkan perkembangan penduduk cepat di Jawa berkisar pada:
1.      Terjadinya perbaikan tingkat hidup dari penduduk pribumi;
2.      Meluasnya pelayanan kesehatan; kongkritnya adalah introduksi vaksinasi cacar; dan
3.      Perwujudan ketertiban dan perdamaian oleh pemerintah Belanda.  
Perkembangan penduduk dihubungkan dengan meningkatnya pengaruh sistem pemerintah kolonial Belanda terhadap berbagai lapangan kehidupan. Ungkapan-ungkapan sepertiekspansi statis dan kemiskinan berbagi,  patut pula disebut dalam rangka memahami perkembangan penduduk di Jawa.
Penduduk Indonesia di Abad ke-20
Dalam zaman sebelum Indonesia sebelum merdeka, pengumpulan data jumlah penduduk yang lebih seksama mencakup seluruh wilayah Indonesia dilaksanakan untuk pertama kali pada tahun 1920 yang dikenal sebagai Sensus Penduduk 1920. Sesudah itu berlangsung lima kali pengumpulan data penduduk melalui sensus yaitu satu kali sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1930, dan empat kali setelah Indonesia merdeka masing-masing pada tahun 1961, 1971, 1980, dan 1990. Data jumlah penduduk dari keempat sumber ini cukup dapat dipercaya.
Dalam masa 60 tahun terakhir antara 1930-1990 jumlah penduduk Indonesia hampir menjadi tiga (3) kali lipat. Suatu percepatan perkembangan penduduk telah terjadi di Indonesia dalam jangka waktu lima (5) dekade terakhir hingga tahun 1980. Namun pada periode 1980-1990 reit perkembangan penduduk Indonesia secara keseluruhan telah menurun menjadi sekitar 2,0 persen per tahun. Reit perkembangan penduduk tahunan yang sedang berlangsung dewasa ini lebih rendah di Jawa dibandingkan dengan kebanyakan pulau-pulau lain di luar Jawa

Faktor – Faktor Kepadatan Penduduk
Di Indonesia misalnya, penyebaran penduduk lebih terpusat di kota besar khususnya di Jawa. Mengapa bisa terjadi demikian?Penyebaran penduduk di atas permukaan bumi dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya :
1. Faktor fisiografis wilayah
Kenampakan fisik suatu wilayah sangat memengaruhi terhadap kepadatan penduduk. Setiap orang pasti akan memilih daerah yang memiliki sumber air yang baik, daerahnya datar, tanahnya subur dan lainnya.Selain itu kondisi cuaca dan iklim juga sangat memengaruhi aglomerasi penduduk. Daerah yang cuacanya hangat dan anomalinya relatif stabil lebih memungkinkan untuk dijadikan sebagai tempat tinggal.
2. Faktor sosial budaya
Perubahan pola fikir masyarakat mengakibatkan berkembangnya kondisi fisik suatu wilayah. Hal tersebut akan menjadi magnet bagi masyarakat di luar untuk datang dan mengadu nasib di wilayah tersebut. 
3. Faktor ekonomi
Daerah yang pembangunannya sangat pesat akan menarik kaum urban untuk datang dan berkerja disana. Berbagai peluang kerja yang banyak akhirnya mendorong kepadatan penduduk di kota besar seperti Jakarta.
4. Faktor biologis
Tingkat pertumbuhan penduduk suatu wilayah berbeda beda. Angka fertilitas yang tinggi dibanding mortalitas akan membuat suatu wilayah semakin padat. 
5. Faktor kesalahan tata ruang kota
Pembangunan saat ini lebih mengarah pada urban oriented dibanding rural oriented, sehingga pertumbuhan penduduk lebih besar di kota besar, sedangkan wilayah pedesaan menjadi tidak berkembang. Ha tersebut berdampak pada arus urbanisasi yang besar dan desa menjadi kekurangan penduduk.

Cara yang tepat untuk memecahkan masalah dari penduduk yang besar adalah :

1. Memantapkan program KB
Dengan program KB diharapkan bisa menghambat laju pertambahan penduduk. Dengan slogan "2 anak lebih baik" bisa menjadi pendorong bagi setiap keluarga untuk membatasi kelahiran demi kepentingan nasional yang meningkatkan kesejahteraan penduduk secara keseluruhan.

2. Melaksanakan Program transmigrasi
Tujuan transmigrasi agar terjadi pemerataan jumlah penduduk di seluruh Indonesia. Program ini sangat baik dalam menyebarkan sumber daya manusia agar semua daerah bisa membangun dengan baik. 

3. Memperluas lapangan kerja
Usaha pemerintah untuk terus membuka lapangan kerja baru menjadi program yang wajib. Hal ini karena setiap tahun angkatan kerja baru terus bermunculan. Dengan semakin banyak yang bekerja diharapkan pengangguran bisa dikurangi dan kesejahteraan rakyat menjadi meningkat.

4. Harus ada pemerataan pembangunan
Pemerintah harus memperhatikan daerah-daerah yang masih tertinggal. Agar mereka bisa mendapat anggaran yang besar. Diharapakan dengan meningkatkan anggaran bisa membantu pembangunan di daerah-daerah tersebut. 

5. Peningkatan fasilitas kesehatan
Dengan fasilitas kesehatan yang memadai maka kesehatan masyarakat bisa meningkat. Selain itu fasilitas kesehatan yang baik akan membantu kesuksesan program keluarga berencana atau KB. Karena masyarakat jadi mudah untuk mendapat obat-obatan atau pelayanan KB lainnya.

6. Peningkatan mutu pendidikan

Pendidikan bisa meningkatkan mutu SDM sebuah negara. Penduduk yang berpendidikan bisa mengahsilkan produktifitas yang tinggi untuk pembangunan. Selain itu pendidikan bisa membuat rakyak lebih realistis dalam membangun sebuah keluarga. Mereka akan lebih ikut program KB karena kesadaran yang terbentuk dari pendidikan. 

Minggu, 20 Desember 2015

Pengenalan Java dan Contoh Program Sederhana



Hai para blogger, ini pertama kali saya memakai blog dan ini postingan pertama saya, semoga bermanfaat bagi kalian yang melihat postingan ini ya.
Kali ini sayan akan memposting suatu program dari yang di buat pada java. Kalian tahu java tidak ? Sebeleumnya  kita bahas dulu sejenak mengenai java.
Java sendiri adalah bahasa pemrograman yang dapat di jalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystem saat ini merupakan bagian dari Oracle dan di rilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.
Sekian penjelasan mengenai java, untuk lebih jelasnya silahkan bisa anda cari di google. Nah sekarang mari kita masuk ke salah satu contoh program java yang sederhana.




CONTOH PROGRAM
class hello{
                public static void main (String[] args){
                                String nama="SELAMAT DATANG DI";
                                System.out.println(nama);
                                System.out.println("UNIVERSITAS GUNADARMA");
                }
}

Nah di atas adalah contoh program sederhana yaitu menampilkan kata “SELAMAT DATANG DI UNIVERSITAS GUNADARMA”. Breikut penjelasannya :
Class hello{
Ini disebut juga dengan sintaks, sintaks ini bertujuan untuk menamai program yang akan kita buat, yang nantinya akan di save dengan nama yang sama dengan nama sintaks di atas.
public static void main (String[] args){
Ini adalah sintasks utama yang harus ada dalam program java.
String nama="SELAMAT DATANG DI";
Sinitaks di atas adalah variabel yang nanti akan di panggil saat menjalankan program, yang variabel nya dinamai dengan “nama”.
System.out.println(nama);
Sintaks di atas digunakan untuk mencetak suatu variabel tertentu, yang nantinya akan di panggil dengan variabel “nama” yang tadi sudah kita buat.
System.out.println("UNIVERSITAS GUNADARMA");
                }
}
sintaks di atas digunakan untuk mencetak variabel yang kita buat, dan di sini kita akan mencetak “UNIVERSITAS GUNADARMA”. Dan tanda } (tutup kurung kurawal) digunakan untuk mengakhiri program yang kita buat.
Itu adalah penjelasan sederhana mengenai program di atas, jika ingin mencoba pertama anda harus mempunay aplikasi java di komputer anda. Jika sudah ada anda save dengan nama hello.java sesuai dengan nama class pada program tadi. Setelah itu kita akan menjalankan program di atas menggunakan software command prompt.

OUTPUT PROGRAM
Itu adalah hasil dari program yang telah kita jalankan. Jika ingin menjalankan kita menggunakan javac (nama program).java, jika sudah kita lanjutkan dengan java (nama program).
Sekian postingan saya semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan, dan terima kasih sudah mengunjungi blog ini.